Some time ago, the case of data theft through credit cards and debit cards at merchant
Body Shop. How to actually deal with debit and credit cards are safe?
Tips for debit card holders:
1. Make sure each transaction using a PIN
2. Be careful that the PIN is not known by the other party, even though the bank officer.
3. Immediately contact your bank and ask if the card is lost block (this also applies to credit card)
4. Immediately asked to replace the card if the bank was informed that the card has been blocked and asked
to be replaced
5. Because debit cards are also generally be one with an ATM card, so be sure to cash withdrawals
performed in a comfortable place. If you want to withdraw large amounts of cash is better done in
bank counter.
6. Keep every transaction receipt from the ATM and debit cards to match the transaction
recorded in the passbook
7. PIN believes safety is a manual for the cardholder and the cardholder data is not
can be used if the transaction without the PIN, then the PIN, should remain confidential only in memory
cardholder. Regular change the PIN including diajurkan.
8. If at the cash register there are a number of EDC, an effort so that the transaction in process on us, namely
using EDC from the same bank debit card issuer.
9. Admonish the cashier if the transaction is completed, but the debit card swipe in machine registers at the checkout.
Tips for credit card holders:
1. Always enable HP to receive alerts at any time from the issuing bank transactions. Infokan immediately to
bank if there is a change of mobile number
2. Thorough and check transactions in the bill, especially if there is a transaction that is not conducted its own
by the card holder. Immediately contact the bank and ask for clarification if there is a transaction that is not appropriate.
3. Immediately asked to replace the card if it is notified that the bank blocked the card and ask to be replaced.
4.If the transaction is complete, if the cashier admonish credit card will be swiped again (swipe) in machine
cash register. Because since the credit card used chip, per January 1, 2010, the transaction is only processed
with chips, in deep, and no longer swipe (swipe)
5. Get used to pay bills before the due date, either in full or in installments once. In order to avoid
of interest and penalties.
Senin, 01 Juli 2013
Perusahaan Ritel masih Kuasai domestik sendiri
Indonesia mempunyai berbagai
perusahaan ritel berkembang dan tumbuh pesat yang mempengaruhi tingkat kualitas
yang solid bagi konsumennya. Saat ini Indonesia memiliki produk ritel unggulan
seperti pakaian, makanan, pendidikan, dan produk unggulan lainnya yang laris
manis di pasar dalam negeri. Akan tetapi, sangat sedikit merek lokal ini yang berhasil dibawa ke luar negeri. Sehingga
kebanyakan produk kita masih berkutat dan hanya unggul di pasar domestik.
Bandingkan dengan negara tetangga
seperti Singapura, ritel negara kita masih dipandang kalah secara global.
Sebagai contoh BreadTalk sudah mendunia lewat produknya. Padahal sebelumnya
ritel ini berawal dari usaha kecil menengah di Singapura tetapi mereka sukses
menarik konsumen dari dalam negeri sampai mancanegara.
Comment : Indonesia has the potential for tremendous retail growth. Therefore, it is expected not only excelled in the domestic market alone, but can be extended to the international arena. And is expected to again and associations related to the government's efforts in planning domestic retail products in order to compete abroad and the name of our country Indonesia.
Pengelolaan Dana Haji melalui Bank Syariah
Kementrian agama menetapkan pengelolaan dana haji untuk
setiap bank syariah. Dana haji yang berasal dari bank konvensional
dipersilahkan kepada setiap bank-bank syariah yang mau berkompetisi.
Dana haji dapat membantu perbankan syariah meningkatkan dana
pihak ketiga (DPK) dan hasil bagian dari dana haji tersebut dimanfaatkan ke
sektor KPR, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan korporasi. Dan ada juga
pihak bank syariah memfokuskan penyerapan dana haji ke sektor pembiayaan
produktif.
Selain menjaga kesyariahan ibadah haji, perbankan syariah
dapat berkembang di Indonesia dan Unit-unit usaha syariah maupun instansi keuangan syariah bisa
menambah kemampuannya seperti jaringan hingga modal.
Comment : Indonesia is a majority Muslim community the largest in the World. And this should be enhanced again with sharia-based governance. For it is expected that financial management, in particular pilgrimage managed like sharia.
AKSI PERBANKAN DALAM MEKANISME PASAR
Dewasa ini bank perbankan di Indonesia sedang terjebak akan
mekanisme pasar yang terus berkembang. Tidak hanya bank asing, bank
pemerintah ataupun bank nasional sudah
mengeluarkan program hadiah kepada nasabahnya. Dan ini pada umumnya dilakukan
oleh perbankan di Indonesia. Sehingga perbankan menjadi liberalis dengan
menciptakan persaingan yang tidak baik terhadap suku bunga.
Pemicu ini berawal dari bank-bank asing yang punya program
pemberian hadiah kepada nasabahnya. Dengan kompetensi dari bank-bank yang
melakukan pemberian hadiah yang begitu besar, mereka akan takut nasabahnya lari
ke bank lain dan memberikan iming-iming yang juga lebih besar lagi. Sehingga
ini bisa saja mengakibatkan persaingaan yang tidak sehat.
Bagi para nasabah sendiri, mereka akan menabung semata-mata
hanya untuk hadiah. Jika penawaran bank lain akan hadiah lebih menarik lagi,
maka nasabah juga akan pindah ke bank tersebut dan begitu seterusnya. Jadi akan timbul mekanisme pasar disertai persaingan
yang menyimpang antar bank-bank lain.
Comment : Banks and the public would have to be wise again in financial affairs. Banks would be better off not too highlight promotional products and gifts compared to customers should be wise in choosing a bank that would not harm themselves in particular and our nation's future.
Pentingnya memiliki Asuransi di Indonesia
Dewasa ini, Indonesia sering
mengalami musibah baik bencana alam, maupun musibah yang terjadi akibat faktor
masyarakat itu sendiri. Sebagian besar orang Indonesia mengalami musibah saat
mereka berkendara karena kurangnya kesadaran dalam mematuhi peraturan lalu
lintas. Oleh karena itu banyak orang dan bahkan mengansuransikan keluarga
mereka agar tidak mengalami kesulitan saat mengahadapi musibah tersebut, baik
dalam keuangan maupun kesehatan atau pengobatan.
Kesadaran akan pentingnya beransuransi memang kian
meningkat. Asuransi begitu penting saat kita mengalami musibah seperti
kecelakaan, sakit parah, pendidikan, dan lain sebagainya. Bandingkan dengan
orang yang tidak berasuransi, jika terjadi hal-hal yang tidak terduga dengan
masalah pembiayaan misalkan biaya rumah sakit yang sangat mahal, maka ia
mengalami kesulitan dalam pendanaan pada rumah sakit. Sehingga jika
berasuransi, hal-hal yang sulit itu bisa diatasi dan pembiayaan menjadi ringan
jika hal tak terduga itu terjadi
Comment : The importance of insurance nowadays, it must have a full awareness. Because funding for the future probably will not often be unpredictable, both nominal, administrative procedures, and so forth. To that end, the tumultuous and critical disaster will prepare the future especially people of Indonesia, it would be nice if mengansuransikan themselves and even their families, in order to live the life and activity of comfortably without thinking of the worst things in the future.
Pihak Asing dan Kesiagaan Perbankan Nasional
Sebagai regulator perbankan yakni
Bank Indonesia harus menyikapi jika ada investor asing yang secara diam-diam
akan mengambil alih bank nasional. Merujuk bahwa adanya bank swasta nasional
yang sahamnya perlahan-lahan akan diambil melalui bursa oleh investor asing.
Contoh awalnya investor asing
melakukan investasi strategis dengan pembelian saham yang diperbolehkan oleh
regulasi tanpa sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) yang sudah disepakati
sebelumnya. Tapi diam-diam investor asing melakukan investasi melakukan
pembelian bank swasta nasional tersebut melalui bursa.
Dalam surat edaran mengenai
persyaratan khusus bagi asing untuk bisa memiliki saham lebih dari 40 persen
pada sebuah bank umum. Syarat tersebut harus terdapat pula penilaian Tingkat
Kesehatan (TKS), Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sesuai profil resiko
dan modal inti menggunakan posisi penilaian dalam satu tahun terakhir dan Good
Corporate Governance (GCG) selama tiga periode berturut-turut.
Selain itu PSP asing tersebut juga harus memiliki
komitmen untuk mendukung pengembangan perekonomian Indonesia melalui bank yang
dimiliki. Selain itu calon pemegang saham
bank yang akan memiliki saham Bank lebih dari 40% wajib memiliki komitmen
untuk membeli surat utang bersifat ekuitas.
Comment : IDX should be more concerned with the progress of the shares in the Indonesian foreign investors, so good progress in stocks like banking is dominated by parties in the country of the foreign party.
Kontroversi Tenaga Kerja Outsourcing di Indonesia
Dewasa ini marak terjadi aksi
demo yang dilakukan para buruh meminta pemerintah untuk mencabut ketentuan
masalah pelaksanaan outsourcing di Indonesia yang tidak sesuai dengan kehendak
dan kesejahteraan menurut para buruh
tersebut. Bahkan aksi ini tidak hanya berpusat di Ibu Kota saja, tapi disambut
dengan aksi serupa di beberapa wilayah di Indonesia.
Banyak orang yang tidak memahami
akar dari permasalahan outsourcing ini. Akibatnya banyak aksi-aksi demo buruh
tersebut dikomandoi oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab.
Sehingga buruh-buruh tersebut semakin terpengaruh dan bahkan berbuat kisruh
tanpa didasari pengetahuan akan outsourcing itu sendiri.
Persoalan outsourcing di
Indonesia butuh solusi yang efektif. Solusi yang baik adalah tidak merugikan kedua
belah pihak, baik pihak perusahaan selaku penyedia pekerjaan maupun pihak
pekerja itu sendiri.
Pemerintah harus melakukan
pengawasan dan menetapkan standar regulasi di tingkat pusat dan daerah terhadap
industri atau perusahaan serta membuat skema hubungan kerjasama yang melindungi
hak pekerja dan buruh.Pada pihak pekerja atau buruh harus meningkatkan
kompetensinya agar mampu bersaing di tengah era yang kompetitif agar dapat
diandalkan pada perusahaan yang mempunyai daya saing khususnya
.
Mahkamah Konstitusi telah memutuskan setiap pekerja
outsourcing mendapatkan hak yang sama dengan pekrja non outsourcing. Untuk itu,
perusahaan penyedia pekerja outsourcing seharusnya memperhitungkan masa kerja
yang ada sebagai acuan menentukan upah dan hak-hak lainnya.
Comment : To think about outsourced workers' wages should be made higher than the wages of permanent workers, since labor outsourcing contract workers who do not have the certainty they got the job. The government is expected to give more justice to provide added value to those who are in a position less attention in this domestic labor.
Langganan:
Postingan (Atom)