Senin, 21 Oktober 2013

Strategi Mengambil Peluang Pasar

Pengertian pasar yaitu mekanisme yang dapat menata kepentingan pihak pembeli terhadap kepentingan pihak penjual. Makna pasar bukan berarti tempat, melainkan  suatu kegiatan yang dilakukan dari pihak produsen ke konsumen.
Pasar dapat dijabarkan sebagai berikut :
-          Sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli baik itu barang maupun jasa
-          Adanya kekuatan permintaan dan penawaran
-          Mekanisme antara penjual dan pembeli
3 Fungsi pasar diantaranya :
1.       Distribusi ; pasar berperan sebagai penyalur barang dan jasa
2.       Pembentukan harga ; penjual melakukan permintaan barang yang dibutuhkan
3.       Promosi ; memperkenalkan produk baru pada konsumen

Dengan mengetahui apa itu pasar, maka perusahaan akan mengetahui analisa produk yang akan dipasarkan. Maka hal itu sebagai pedoman bagi mereka untuk memulai usaha yang ingin mereka jalani.
Peluang Pasar
Semakin berkembangnya zaman, bisnis dan ekonomi semakin menjamur di berbagai belahan dunia. Perusahaan-perusahaan yang memulai bisnisnya ataupun yang telah lama menjadi peran penting ekonomi suatu negara seperti perusahaan besar,  semakin gencar merencanakan dan memikirkan strategi jitu untuk menguasai pasar. Hal ini menjadi begitu sangat penting untuk menjaga dan menggapai kelangsungan perusahaan menjadi lebih baik.
Kemampuan mencapai tujuan dan sasaran untuk memasarkan produk, dipengaruhi oleh tingkat analisis perusahaan itu sendiri. Maka peluang pasar menjadi tolak ukur dimana produk  ditempatkan dan jumlahnya yang  sesuai semestinya.
Pengertian peluang pasar menurut Kotler (1997:72) adalah suatu bidang kebutuhan pembeli dimana perusahaan dapat beroperasi secara menguntungkan
Sedangkan menurut Pearce dan Robinson (2000-230) memberikan pengertian bahwa peluang pasar adalah situasi penting yang paling menguntungkan dalam lingkungan perusahaan
Jika disiimpulkan bahwa peluang pasar itu adalah pasar sasaran yang didalamnya terdapat keinginan dan kebutuhan yang ingin dipenuhi.
Cara mengidentifikasi suatu peluang pasar diantaranya :
Ø  Mengamati kebutuhan yang banyak diperlukan oleh konsumen
Ø  Mengetahui kapan konsumen membutuhkan keutuhan tersebut
Ø  Tentukan karakter konsumen berdasarkan usia, jenis kelamin ataupun pendidikannya
Ø  Memperkirakan daya beli konsumen yang sesuai dengan pendapatannya
Ø  Perhatikan apakah pasar banyak pesaing atau tidak
Yang harus diketahui dalam menganalisa pasar :
·         Potensi pembeli terhadap barang
·         Motivasi dan public speaking yang baik terhadap konsumen dalam penjualan produk
·         Ukuran pasar
·         Sifat-sifat konsumen
·         Target pasar spesifik
·         Pengaruh pasar eksternal
·         Analisa  pesaing ataupun pesaing yang akan datang

Melihat peluang pasar
Untuk mempelajari hal yang baru, setiap kita diawali dengan melihat. Dalam membaca peluang pasar, melihat juga langkah pertama dalam menganalisa pasar. Cara sederhananya mungkin dengan melihat masalah ataupun fenomena-fenomena yang ada disekitar kita dan objek yang terkena dampaknya. Maka kita memulai melihat celah-celah yang bisa menjadi peluang bagi kita terhadap kejadian tersebut.
Tingkat kematangan melihat masalah ini  sangat diperlukan. Karena kehati-hatian melihat peluang adalah kunci untuk mengurangi dampak resiko yang belum tentu kita atasi pada kegiatan pemasaran produk. Maka kesuksesan dalam membaca peluang ditentukan oleh melihat peluang pasar itu sendiri.
Membaca peluang pasar
Membaca peluang pasar identik dengan dunia bisnis dan hal yang harus dilakukan bagi seorang entrepreneur baik bagi pemula ataupun bagi penggelut yang akan mengembangkan usahanya yang telah ada. Dan dengan mensegmentasikannya produk yang dipasarkan, perusahaan atau entrepreneur sendiri bisa merangkul konsumen dengan pertimbangan yang matang. Untuk itu dalam membaca peluang ini, sebelumnya kita harus melihat dan mendengar masalah yang terjadi dengan memahaminya. Karena dengan cara begitu, sekecil apapun poin yang dipahami atau dianalisis memiliki peranan yang penting dalam membuat keputusan.
Sebelum memulai usaha, hal yang harus dipertimbangkan diantaranya :
o   Jenis Usaha
o   Jenis Produk
o   Target Konsumen
o   Lingkungan
o   Legalitas
o   Minimalisir resiko
o   Modal
Memanfaatkan peluang pasar
Peluang tidak akan ada berarti apa-apa tanpa adanya kemauan dan aksi yang nyata dalam menjalaninya. Begitu juga dengan peluang pasar yang tidak diambil dan dimanfaatkan, akan bersifat netral dan bahkan diambil secara cepat oleh seseorang yang ulet dan berkemauan tinggi. Untuk itu kita harus memulai memanfaatkan peluang tersebut dengan kematangan analisis segmentasi dan strategi bisnis yang matang.
Berikut adalah tips memanfaatkan peluang pasar :
§  Melakukan riset pasar
§  Mempersiapkan dan menyusun rencana
§  Patuh terhadap aturan
§  Strategi pemasaran yang tepat sasaran

Setelah hal itu dianalisa, maka kita harus langsung mempraktekkannya. Ketekunan, kretif dan inovatif harus selalu dikembangkan agar peluang tersebut diberdayakan secara maksimal tanpa terbuang peluang sedikitpun.

SUMBER :

Senin, 01 Juli 2013

Quoted and Reported Speech

I
   1. Dinda said, “I don’t want to go.”
   2. Bayu said, “Meet me after class.”
.  3. “Are you sad,” Said Lila.
   4. “Rizky, “ said yuli” is my best friend.”
   5.“ What do you  want?”  said yudha.
   6. “ Is what I explained clear?” said Mr. D.
   7. “ Have you ever met your idol?” said Inna .
I  
   II.
   
   1. She said she didn’t want to go.
   2. He told me to meet him after class.
   3. Lila asked me if I was sad.
   4. Yuli said that risky was her bestfriend. 
   5. He asked me if I wanted.
   6. Mr. D asked me if what he had explained was clear or not.
   7. Inna asked me if I had met my idol.
   I . Answer the question beginning with “he asked me”.
   
   1.  What time is it?
   2.  Have you read any good books lately?
   3.  Did you finish your assignment?
   4.  May I borrow your English grammar book?
   5.  Is what you want to talk to me about important?
   6.  Is what you said really true?
   7.  Who do you think will win the champions league?
   8.  Where should I meet you after class?
  
   II.
  
   1.       He asked me what time was it
   2.       He asked me if I had read any good books lately.
   3.       He asked me if I finished my assignment or not.
   4.       He asked me if he wanted to borrow my English grammar book.
   5.       He asked me if what I wanted to talk to him about important.
   6.       He asked me if what I said really true.
   7.       He asked me where should meet me after class.
   8.       He asked me who would win the champions league

Tips on Credit and Debit Card Holders.

Some time ago, the case of data theft through credit cards and debit cards at merchant
Body Shop. How to actually deal with debit and credit cards are safe?
Tips for debit card holders:
1. Make sure each transaction using a PIN
2. Be careful that the PIN is not known by the other party, even though the bank officer.
3. Immediately contact your bank and ask if the card is lost block (this also applies to credit card)
4. Immediately asked to replace the card if the bank was informed that the card has been blocked and asked
to be replaced
5. Because debit cards are also generally be one with an ATM card, so be sure to cash withdrawals
performed in a comfortable place. If you want to withdraw large amounts of cash is better done in
bank counter.
6. Keep every transaction receipt from the ATM and debit cards to match the transaction
recorded in the passbook
7. PIN believes safety is a manual for the cardholder and the cardholder data is not
can be used if the transaction without the PIN, then the PIN, should remain confidential only in memory
cardholder. Regular change the PIN including diajurkan.
8. If at the cash register there are a number of EDC, an effort so that the transaction in process on us, namely
using EDC from the same bank debit card issuer.
9. Admonish the cashier if the transaction is completed, but the debit card swipe in machine registers at the checkout.
Tips for credit card holders:
1. Always enable HP to receive alerts at any time from the issuing bank transactions. Infokan immediately to
bank if there is a change of mobile number
2. Thorough and check transactions in the bill, especially if there is a transaction that is not conducted its own
by the card holder. Immediately contact the bank and ask for clarification if there is a transaction that is not appropriate.
3. Immediately asked to replace the card if it is notified that the bank blocked the card and ask to be replaced.
4.If the transaction is complete, if the cashier admonish credit card will be swiped again (swipe) in machine
cash register. Because since the credit card used chip, per January 1, 2010, the transaction is only processed
with chips, in deep, and no longer swipe (swipe)
5. Get used to pay bills before the due date, either in full or in installments once. In order to avoid
of interest and penalties.

Perusahaan Ritel masih Kuasai domestik sendiri

Indonesia mempunyai berbagai perusahaan ritel berkembang dan tumbuh pesat yang mempengaruhi tingkat kualitas yang solid bagi konsumennya. Saat ini Indonesia memiliki produk ritel unggulan seperti pakaian, makanan, pendidikan, dan produk unggulan lainnya yang laris manis di pasar dalam negeri. Akan tetapi, sangat sedikit merek lokal ini  yang berhasil dibawa ke luar negeri. Sehingga kebanyakan produk kita masih berkutat dan hanya unggul di pasar domestik.


Bandingkan dengan negara tetangga seperti Singapura, ritel negara kita masih dipandang kalah secara global. Sebagai contoh BreadTalk sudah mendunia lewat produknya. Padahal sebelumnya ritel ini berawal dari usaha kecil menengah di Singapura tetapi mereka sukses menarik konsumen dari dalam negeri sampai mancanegara.

Comment : Indonesia has the potential for tremendous retail growth. Therefore, it is expected not only excelled in the domestic market alone, but can be extended to the international arena. And is expected to again and associations related to the government's efforts in planning domestic retail products in order to compete abroad and the name of our country Indonesia.

Pengelolaan Dana Haji melalui Bank Syariah

          Kementrian agama menetapkan pengelolaan dana haji untuk setiap bank syariah. Dana haji yang berasal dari bank konvensional dipersilahkan kepada setiap bank-bank syariah yang mau berkompetisi.

          Dana haji dapat membantu perbankan syariah meningkatkan dana pihak ketiga (DPK) dan hasil bagian dari dana haji tersebut dimanfaatkan ke sektor KPR, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan korporasi. Dan ada juga pihak bank syariah memfokuskan penyerapan dana haji ke sektor pembiayaan produktif.

          Selain menjaga kesyariahan ibadah haji, perbankan syariah dapat berkembang di Indonesia dan Unit-unit usaha syariah  maupun instansi keuangan syariah bisa menambah kemampuannya seperti jaringan hingga modal.

             Pengalihan dana haji ditetapkan pada UU No. 13 tahun 2008 tentang penyelenggaran Ibadah haji dan peraturan Menteri Agama (PMA) N0.30 tahun 2013 tentang Bank penerima Setoran Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji. Bank-bank yang bersangkutan tidak dibenarkan menjadi bank talangan haji dan bank tersebut harus masuk dalam program penjamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

           Comment : Indonesia is a majority Muslim community the largest in the World. And this should be enhanced again with sharia-based governance. For it is expected that financial management, in particular pilgrimage managed like sharia.

AKSI PERBANKAN DALAM MEKANISME PASAR

           Dewasa ini bank perbankan di Indonesia sedang terjebak akan mekanisme pasar yang terus berkembang. Tidak hanya bank asing, bank pemerintah  ataupun bank nasional sudah mengeluarkan program hadiah kepada nasabahnya. Dan ini pada umumnya dilakukan oleh perbankan di Indonesia. Sehingga perbankan menjadi liberalis dengan menciptakan persaingan yang tidak baik terhadap suku bunga.

           Pemicu ini berawal dari bank-bank asing yang punya program pemberian hadiah kepada nasabahnya. Dengan kompetensi dari bank-bank yang melakukan pemberian hadiah yang begitu besar, mereka akan takut nasabahnya lari ke bank lain dan memberikan iming-iming yang juga lebih besar lagi. Sehingga ini bisa saja mengakibatkan persaingaan yang tidak sehat.


            Bagi para nasabah sendiri, mereka akan menabung semata-mata hanya untuk hadiah. Jika penawaran bank lain akan hadiah lebih menarik lagi, maka nasabah juga akan pindah ke bank tersebut dan begitu seterusnya. Jadi  akan timbul mekanisme pasar disertai persaingan yang menyimpang antar bank-bank lain.

          Comment : Banks and the public would have to be wise again in financial affairs. Banks would be better off not too highlight promotional products and gifts compared to customers should be wise in choosing a bank that would not harm themselves in particular and our nation's future.

Pentingnya memiliki Asuransi di Indonesia

Dewasa ini, Indonesia sering mengalami musibah baik bencana alam, maupun musibah yang terjadi akibat faktor masyarakat itu sendiri. Sebagian besar orang Indonesia mengalami musibah saat mereka berkendara karena kurangnya kesadaran dalam mematuhi peraturan lalu lintas. Oleh karena itu banyak orang dan bahkan mengansuransikan keluarga mereka agar tidak mengalami kesulitan saat mengahadapi musibah tersebut, baik dalam keuangan maupun kesehatan atau pengobatan.

Kesadaran akan pentingnya beransuransi memang kian meningkat. Asuransi begitu penting saat kita mengalami musibah seperti kecelakaan, sakit parah, pendidikan, dan lain sebagainya. Bandingkan dengan orang yang tidak berasuransi, jika terjadi hal-hal yang tidak terduga dengan masalah pembiayaan misalkan biaya rumah sakit yang sangat mahal, maka ia mengalami kesulitan dalam pendanaan pada rumah sakit. Sehingga jika berasuransi, hal-hal yang sulit itu bisa diatasi dan pembiayaan menjadi ringan jika hal tak terduga itu terjadi

Comment : The importance of insurance nowadays, it must have a full awareness. Because funding for the future probably will not often be unpredictable, both nominal, administrative procedures, and so forth. To that end, the tumultuous and critical disaster will prepare the future especially people of Indonesia, it would be nice if mengansuransikan themselves and even their families, in order to live the life and activity of comfortably without thinking of the worst things in the future.